Bismillahirrahmaanirrahiim...
Sobat bloggers tahukah kalian kalau tingkat keteguhan seseorang dalam menghadapi kesulitan hidup itu berbeda-beda..?
Pastinya dilihat dari cara orang menanggapi suatu masalah kita bisa langsung melihatnya.
Ada yang mampu menghadapi persoalan yang sedemikian sulit dengan perasaan tenang. Namun ada pula orang yang menghadapi persoalan kecil saja seolang-olah persoalan menjadi sangat berat. Semuanya bergantung pada kekuatan ma'nawiyah (keimanan seseorang).
Pada dasarnya tabiat manusia itu beragam dan semua itu saling berhubungan erat dengan keteguhan dan kesabarannya saat berinteraksi dengan orang lain. Orang yang memiliki keteguhan iman akan menyelusuri lorong-lorong hati orang lain dengan respon pemaaf, tenang dan lapang dada.
Adakalanya kita bisa merasa begitu marah dengan seseorang yang menghina diri kita. Kemarahan kita begitu memuncak seolah jiwa kita terlempar dari kesadaran. Kita begitu merasa tidak mampu menerima penghinaan itu. Kecuali dengan marah bahkan dengan cara menumpahkan darah, Na'udzubillah tsumma na'udzubillah.
Seseorang yang mampu mengendalikan nafsu ketika marahnya berontak dan mampu menahan diri dikala mendapat ejekan. Maka orang seperti inilah yang diharapkan mampu menghasilkan kebajikan bagi dirinya maupun masyarakatnya.
Seperti hadist yang diriwayatkan oleh Abu Dawud
"Siapa yang menahan marah, padahal ia dapat melampiaskannya. Maka kelak di hari kiamat, Allah akan memanggilnya di depan seluruh makhluk, kemudian disuruhnya memilih bidadari sekehendaknya."
Subhanallah, betapa indahnya menahan amarah.
Semoga artikel yang saya tulis dapat bermanfaat dan memberi inspirasi pada sahabat bloggers, kurang lebihnya saya mohon maaf karena saya juga seorang manusia yang tak luput dari dosa. Wassallam
Sunday, May 5, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment